Rem Mobil Gampang Aus Jika Cara Menyetir Anda Seperti Ini

26 March 2020

Rem mobil adalah salah satu aspek penting dalam berkendara yang harus Anda perhatikan. Karena jika rem mobil sudah aus, Anda harus banyak mengganti komponen pendukung lain dengan biaya tak terduga yang harus Anda keluarkan.

Banyak sebagian dari orang yang mengemudikan mobil asal-asalan. Padahal, cara menyetir pun sangat berpengaruh pada awet tidaknya komponen mobil, termasuk soal rem mobil.

Penyebab Rem Mudah Aus

Apa saja yang menyebabkan rem mobil gampang aus dan bagaimana cara menyetir yang baik agar tidak memicu rem mobil aus? Akan kami ulas dibawah ini.

1. Sering Melakukan Rem Mendadak

Melakukan rem mendadak adalah salah satu aksi berkendara yang membuat rem mudah aus. Pasalnya, dengan semakin sering Anda melakukan rem mendadak bahkan pada kondisi yang tidak memerlukan rem.

Maka akan berakibat kampas rem akan semakin cepat aus dan akhirnya membuat rem menjadi blong. Sangat berbahaya jika mobil ataupun truk mengalami rem blong yang bisa membahayakan diri sendiri maupun pengendara lain.

Salah satu cara mudah merawat rem adalah berkendara dengan kecepatan yang stabil. Dengan demikian, penggunaan rem bisa diminimalisir dan rem pun akan awet dengan sendirinya.

2. Tidak memasukan Gigi Ketika Berada di Turunan

Siapa sangka cara berkendara dengan tidak memasukan gigi pada area turunan dapat membuat rem mudah aus?

Coba Anda bayangkan ketika Anda sedang melewati jalan turunan, lalu Anda menggunakan gigi netral dan menginjak rem sedalam-dalamnya saat ada turunan.

Tentu hal tersebut membuat rem harus bekerja lebih keras dalam menahan beban mobil pada jalan yang menurun dengan sangat curam.

Padahal, cara mengendarai yang baik di turunan adalah tetap menggunakan gigi.

Hal tersebut dilakukan guna mengurangi kinerja rem dan rem tidak perlu diinjak terlalu dalam karena ada gigi yang bisa menahan laju mobil agar tidak terlalu cepat menuruni jalan yang menurun.

Dengan sering melakukan teknik mengendara tanpa gigi, maka akan mempermudah rem aus dan mau tidak mau Anda harus mengganti kampas rem ketika rem sudah tidak pakem lagi.

3. Cara Berkendara yang Ugal-Ugalan dan Tidak Stabil

Point ketiga yang dapat menyebabkan rem mobil gampang aus adalah cara menyetir yang terkesan ugal-ugalan dan tidak stabil.

Cara seperti ini selain membahayakan diri sendiri dan juga pengendara lain. Juga menyebabkan rem gampang aus karena sering menginjak rem dan gas secara tak beraturan.

Jika sudah begini, yang terjadi bukan saja rem yang mudah aus, akan tetapi bensin pun akan boros jika Anda berkendara seenaknya.

Jika Sudah Aus, Apa yang Sebaiknya Anda Lakukan?

Jika rem mobil sudah aus, terasa blong bahkan mulai keluar suara berdecit. Saatnya Anda harus mengganti beberapa komponen rem, yakni sebagai berikut.

1. Mengganti Kampas Rem Mobil

Kampas rem memiliki fungsi yang sangat penting dalam pengereman. Yakni berfungsi menekan piringan cakram untuk memberikan daya gesek dan menghentikan putaran dari rem cakram.


Sehingga mobil akan berhenti dengan baik. Ketika Anda menyetir dan sering melakukan rem mendadak, maka kampas rem akan sering mengalami gesekan dan semakin aus.

Akibatnya, kampas rem tidak dapat lagi menghentikan putaran pada cakram yang mengakibatkan rem aus dan bisa membuat rem menjadi blong.

1.1 Harga Kampas Rem Mobil

Dengan mengganti kampas rem, maka kinerja rem pun akan semakin baik dan tidak blong lagi.

Harga kampas rem pun bervariasi. Semakin bagus bahannya, maka akan semakin mahal harganya. Biasanya, kampas rem dibuat dari bahan keramik yang mampu menahan panas sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Untuk itu, pilihlah kampas rem yang original agar pemakaiannya dapat bertahan lama. Dengan demikian, berkendara akan jauh lebih aman dan juga nyaman.

Harga kampas rem bisa Anda dapatkan mulai dari 70 ribu hingga 200 ribu rupiah. Tergantung dari merk dan juga bahannya. Semakin mahal, maka akan semakin baik juga kualitasnya.

2. Rutin Mengisi Minyak Rem Mobil

Selain kampas rem, biasanya Anda pun harus cek minyak rem secara berkala. Pasalnya, semakin sering Anda menginjak rem, maka semakin banyak pula penggunaan minyak rem pada mobil.


Anda bisa melakukan pengecekan rem dengan membuka kap mobil. Posisi minyak rem berada di sebelah kiri atau sama dengan sebelah kanan ketika Anda menyetir.

Anda bisa melihat minyak rem habis atau tidak dengan melihat indikator maximal dan minimum yang tertera pada minyak rem.

Perlu diperhatikan bahwa minyak rem jangan sampai habis. Karena ketika minyak rem habis, maka akan timbul suara decitan ketika Anda sedang menginjak pedal rem.

2.1 Harga Minyak Rem Mobil


Untuk mensiasati agar Anda dengan mudah mengisi ulang minyak rem sendiri. Anda bisa membeli sendiri minyak rem yang tersedia di berbagai dealer mobil atau marketplace dengan harga yang tidak terlalu mahal.

Mulai dari 30 ribu hingga 75 ribu rupiah, Anda bisa mendapatkan minyak rem dengan ukuran 250 ml yang bisa digunakan berkali-kali sehingga lebih awet dan bisa diisi ulang kapan saja ketika minyak rem berkurang.

Kesimpulan

Setelah mengetahui apa saja yang menyebabkan rem gampang aus, saatnya Anda merubah cara berkendara Anda dengan mengemudi dengan kecepatan yang stabil dan meminimalisir penggunaan rem. Dengan demikian, rem akan selalu awet dan tidak cepat aus.

Dan jangan lupa untuk selalu membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu, sehingga berkendara akan lebih aman dan tidak kena tilang.

Artikel Terkait

Klakson Mobil Tak Bersuara? Penyebabnya Sangat Erat Kaitannya dengan Komponen Mobil Ini

31 August 2020

Mobil Juke Mulai Terlupakan, Pecinta Otomotif Beralih ke Mobil Xpander

28 August 2020

3 Rekomendasi Kamera Mobil Terbaik dengan Harga Dibawah 1 Jutaan!

26 August 2020

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.