Tekanan Ban Mobil Terbaik agar Kendaraan Anda Aman dan Nyaman Digunakan

10 August 2020

Tekanan ban mobil memang terlihat seperti sesuatu yang tidak terlalu penting dalam berkendara. Padahal, tekanan ban sangat berpengaruh pada performa Anda dalam berkendara agar aman dan juga nyaman.

Setiap kendaraan memiliki angka tekanan ban tersendiri yang berbeda-beda tergantung dari jenis tipe kendaraan tersebut. Anda bisa mengikuti standar angka tekanan ban pabrikan yang tertera pada tulisan yang ada dekat pada bagian depan kursi pengemudi.

Lalu, berapa tekanan ban terbaik bagi mobil Anda agar nyaman dan aman digunakan?

Ikuti Tekanan Ban Mobil Anda Sesuai Rekomendasi Pabrikan

Anda bisa melihatnya dalam tulisan Recommended Pressure, biasanya untuk tipe mobil kecil seperti Ayla dan Agya. Rekomendasi tekanan ban terbaik di angka 36 psi.

Ada beberapa pabrikan yang merekomendasikan angka tekanan mobil ban depan dan belakang berbeda. Hal ini bisa Anda ikuti sesuai dengan kenyamanan Anda dalam berkendara.

Jika dirasa lebih nyaman menggunakan tekanan ban depan dan belakang sama. Anda bisa merubahnya asal angkanya sama dengan standar pabrikan.

Angka tekanan tersebut berlaku untuk bagian ban mobil depan maupun belakang. Sedangkan untuk mobil mpv ukuran besar, memiliki angka tekanan ban yang berbeda dan lebih kecil. Rentang angkanya berkisar 29 psi hingga 33 psi.

Akan tetapi jika ukuran ban sudah dirubah menjadi ukuran yang lebih besar dari semula, Anda bisa meng-upgrade tekanan sesuai dengan hitungan pabrikan yang semestinya.

Bagaimana Jika Tekanan Terlalu Besar?

Jika tekanan ban yang Anda isi tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan bahkan malah lebih besar dari angka pabrikan. Biasanya mobil tidak akan nyaman dikendarai dan terasa keras ketika melewati polisi tidur maupun jalanan berbatu.

Biasanya, mobil terasa lebih sulit dikendalikan bahkan setir terasa mudah bergetar dan bergerak kemana-mana.

Apa Saja Bahayanya Jika Tekanan Ban Anda Kurang?

Jika ban mobil Anda memiliki tekanan ban yang kurang, banyak hal yang akan dirasakan ketika Anda mengemudikannya.

Seperti halnya tarikan mobil terasa lebih berat, jika hal ini dibiarkan akan berpengaruh pada konsumsi bahan bakar bbm yang akan lebih boros.

Selain itu, mobil akan terasa tidak seimbang ketika digunakan, bahkan ban akan semakin menipis dan mudah bocor karena permukaan ban menapak lebih dalam pada aspal jalanan.

Biasanya, pada jalanan yang basah pun. Ban yang tekanannya kurang akan mudah tergelincir dan membahayakan penggunanya.

Tekanan Ban Bisa Dirubah Jika Dirasa Kurang Nyaman Digunakan

Apakah tekanan ban bisa dirubah jika Anda merasa kurang nyaman mengikuti rekomendasi tekanan sesuai pabrikan?

Jika Anda sudah mengikuti angka tekanan ban sesuai pabrikan namun dirasa masih kurang nyaman, Anda bisa mengikuti naluri Anda.

Anda bisa melakukan nalar apakah ban mobil Anda memiliki tekanan yang berlebihan atau kekurangan dengan melakukan cek seperti berikut ini.

Jika Anda mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi, lalu ketika melalui jalanan berlubang ban terasa sangat keras. Anda bisa menyimpulkan bahwa tekanan ban Anda terlalu besar.

Kedepannya, Anda bisa mengurangi angka tekanan ban mulai 1 hingga 3 psi. Sebagai contoh, Anda sudah mengikuti standar pabrikan menggunakan 36 psi. Maka, Anda bisa mengurangi dan merubah tekanan ban menjadi 33 hingga 35 psi.

Jika pengurangan tekanan ban memiliki efek yang lebih nyaman. Anda bisa menerapkannya untuk periode selanjutnya.

Sebaliknya, jika mobil Anda memiliki ciri-ciri seperti memiliki tarikan yang terasa berat di gigi pertama, bisa saja tekanan ban Anda kurang. Anda bisa menaikan 1 hingga 3 psi. Sebagai contoh, jika awalnya tekanan ban Anda sebesar 36 psi. Anda bisa menaikan menjadi 37 hingga 39 psi.

Pengecekan Secara Berkala Setiap 2 Minggu Sekali

Sebaiknya, setelah Anda melakukan isi nitrogen sesuai dengan angka tekanan ban mobil. Lakukan cek berkala setelah 2 minggu pemakaian.

Biasanya, tekanan ban akan berkurang 1 hingga 2 psi sehingga sebaiknya Anda bisa isi ulang atau melakukan kuras ban mobil.

Jika tekanan ban masih dalam batas normal, Anda bisa menggunakan kembali dan cek kembali di dua minggu berikutnya.

Pengecekan Kondisi Ban Mobil

Selain pengecekan tekanan ban, Anda juga harus terbiasa melakukan cek ban mobil. Biasanya ban yang sudah sering mengalami ban bocor, akan lebih murah turun tekanannya apalagi jika ada bocor kecil yang membuat tekanan berkurang secara drastis.

Jika hal demikian terjadi, sebaiknya Anda mengganti ban tersebut dengan ban baru yang memiliki harga yang bervariatif sesuai dengan budget dan kemampuan Anda.

Kesimpulan

Sekian artikel mengenai rekomendasi tekanan ban terbaik agar mobil Anda nyaman dan aman dilakukan dalam berkendara. Semoga dengan adanya informasi ini dapat membantu Anda menentukan angka tekanan terbaik bagi kendaraan Anda.

Anda bisa membaca artikel lebih lanjut mengenai ban mobil bocor jika hal tersebut terjadi ketika tekanan Anda berkurang.

Artikel Terkait

Klakson Mobil Tak Bersuara? Penyebabnya Sangat Erat Kaitannya dengan Komponen Mobil Ini

31 August 2020

Mobil Juke Mulai Terlupakan, Pecinta Otomotif Beralih ke Mobil Xpander

28 August 2020

3 Rekomendasi Kamera Mobil Terbaik dengan Harga Dibawah 1 Jutaan!

26 August 2020

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.